Pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini untuk tetap berinteraksi menjadi tanggung jawab besar orang tua dalam menjalankan fungsinya. Orang tua harus mampu beradaptasi dengan kebiasaan sang anak dalam hal komunikasi, pola asuh dan berbagai metode dalam meningkatkan kecerdasan anak. Apalagi di masa Pandemi Covid-19 anak usia dini tidak disarankan bermain di luar rumah. Lalu bagaimana orang tua harus mengimplementasikan fungsinya ketika anak bosan dengan lingkungannya sendiri sementara lingkungan keluarga adalah basis pendidikan dan pengajaran?

Hari ini Program Studi (Prodi) Pendidikan Kristen Anak Usia Dini (PKAUD), Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen (FIPK), Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado menggelar webinar dalam rangka memfasilitasi ruang berpikir orang tua di tengah pandemi Covid-19 dengan tema webinar “Bermain Loose Parts di Rumah” pada Sabtu (18/07/20).

Dalam sambutannya, Dekan FIPK IAKN Manado, Dr. Deflita R.N. Lumi, S.PAK., M.Pd menyampaikan bahwa kemampuan kognitif anak harus diperhatikan dengan baik oleh guru maupun orang tua. Di masa pandemi Covid-19, anak harus distimulus atau dikonstruksi pola berpikirnya sehingga memiliki dasar yang kokoh. Pemerhati pendidikan saat ini sudah sangat baik mendesain pola asuh yang tepat kepada si anak. Tema webinar barangkali akan menjawab kebutuhan guru atau orang tua dalam membantu pertumbuhan kognitif anak sehingga pendampingan dari orang dewasa dapat membawa kemampuan berpikir anak makin terarah. “Dengan pelaksanaan webinar ini juga menjadi wujud pengabdian masyarakat dan nilai tambah untuk pengembangan Prodi PKAUD FIPK IAKN Manado” ujar Dekan FIPK IAKN Manado yang sekaligus juga membuka kegiatan webinar.

Founder Yayasan Sanggar Aksara Semarang – SINAU – Teacher Development Center, Dr. Yulianti Siantayani, M.Pd yang menjadi narasumber dalam webinar ini menyampaikan bahwa Loose Parts adalah bahan-bahan yang terbuka, dapat dipisahkan, dapat dijadikan satu kembali, dibawa digabungkan, dijajar, dipindahkan, digunakan sendiri ataupun digabungkan dengan bahan-bahan lain. Menurut sang penulis buku Loose Parts, permainan ini hadir sebagai pembelajaran yang berpusat pada anak. Sementara itu, Manfaat Loose Parts diantaranya dapat membangun kesehatan emosi dan sosial anak, dapat meningkatkan bahasa anak,  melatih fisik motorik anak, menanamkan nilai agama dan moral, menstimulasi kognitif (inkuiri, imajinasi dan kreativitas).

“Kunci sukses penggunaan Loose Parts adalah inspirasi penataan lingkungan, stimulasi semua aspek perkembangan anak, dokumentasi proses belajar anak dan realasi dengan keluarga” tutup Tim Pengembang Kurikulum Direktorat PAUD.

Turut dalam webinar ini Rektor IAKN Manado, Dr. Jeane M. Tulung, S.Th., M.Pd, Dosen dan Tenaga Kependidikan IAKN Manado dan berbagai perguruan tinggi serta sekolah di berbagai daerah di Indonesia bahkan seluruh peserta yang datang dari kalangan pemerhati PAUD, para guru dan orang tua yang peduli akan pendidikan bagi anak-anak di negeri tercinta.
SELENGKAPNYA DAPAT DISAKSIKAN MELALUI: https://www.youtube.com/watch?v=FvzzTsIgzNo

Penulis : DOP
Editor : JJL
Sumber : MBC IAKN Manado

X