Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Manado menyelenggarakan kegiatan Diklat Jarak Jauh (DJJ) Penyuluh Agama Kristen Non  PNS dengan sistem e-learning dari tanggal 16 s.d 29 Juli 2020. Dalam kegiatan ini, Rektor IAKN Manado, Dr. Jeane M. Tulung, S.Th., M.Pd membuka acara dan dipercayakan menjadi salah satu narasumber dengan materi Pembangunan Bidang Agama.

Rektor IAKN Manado membuka pemaparan materinya dengan menyampaikan visi dan misi Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2020-2024.


Selanjutnya Rektor menjelaskan behwa Pancasila sebagai Dasar Negara (bukan agama atau ideologi lain). Tetapi agama-agama justru memiliki peranan yang penting dan strategis dalam konteks memberi arah dan warna bagi pembangunan bangsa. Agama diberi mandat oleh Negara untuk secara terus menerus dan bersama-sama meletakkan landasan moral, etik dan spiritual yang kokoh bagi pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila.

Menurut Rektor IAKN Manado, Penyuluh Agama adalah orang yang menunjukkan jalan, memberikan nasehat, mengarahkan ke suatu tujuan dengan menggunakan bahasa agama. “Penyuluh Agama adalah Pendidik yang berperan mengajar dan membina hidup rohani orang Kristen, Pemimpin yang berperan memengaruhi orang lain dengan bertingkah laku sebagaimana yang dikehendaki, Gembala yang rela berkorban dan mengutamakan kesejahteraan serta keutuhan umat dan Transformator yang berperan membawa pembaharuan dalam kehidupan masyarakat” tutup Rektor IAKN Manado dibagian akhir pemaparan materi.

Diketahui peserta yang ikut berasal dari Jajaran Kanwil Kemenag Prov. Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah berjumlah 40 (empat puluh) orang.

Penulis : DOP
Editor : JJL
Fotografer : CR
Sumber : MBC IAKN Manado

X